Desa yang terletak sekitar 254,3 Km dari pusat kota pekanbaru-riau yag apabila ditempuh melalui jalan darat memiliki waktu tempuh sekitar 5 - 6 jam. nama desaku PUJUD jujur sampai sekarang dari saya muncul kedunia ini saya tidak tahu apa dan bagai mana kampung saya di beri nama pujud, yang jelas saya dibesar dan diberi ilmu di daerah tersebut.
hidup dan dibesarkan di kampung itu sungguh mengasikkan lhooo.... sikap salih tolong menolong masih sangat terasa, tapi yang tidak enaknya sih ada juga kami terutama saya lambat mendapatkan ilmu-ilmu baru (perkembangan zaman), tapi itu dulu. lihat lah sekarang boy kampung ku yang dulu susah diakses karena sarana dan praserananya sekarang lambat laun kampungku sudah mulai dikenal masyarakat sekitar nya,,,, heehehe
dulu saya masih ingat jaringan seluler pertama kali masuk ke kampung gue itu XL men, waktu itu bahagianya bukan main, walaupun belum tahu apa dan bagi mana menggunakannya,,, karena lebih asik langsung berbicara sesama dri pada hanya mendengar suaranya saja... itu menurut kami kampung hehehehe
hari yang paling spesial itu ialah hari rabu men, hanya pada hari tersebut saya bisa makan makana yabg enak karena hari tersebut selurung pedagang pujud dan sekitarnya berkumpul untuk siling menjajakan hasil usahanya masing-masing, tapi tidak untuk bapak-bapak karena pada hari itu kebutuhan keluarganya meningkat wkwkwkwk
jujur saja yang paling saya kengenin dari kampung saya adalah pecalnya wak bayut, cendolnya atuk yang namanya saya lupa hehehe, gula-gulanya atuk atan semitai sama yang tekpernah saya lupakan adalah masakan asam pedas buatan tanggan emak saya ditambah sambal ikan salai tumbuk eeeemmmm sumpah saya merindukan semuanya.... lezatosss
itulah sedikit cerita mengenai kampung ku..... indah tapi dulu, dingin/sejuk udaranya juga dulu, masyarakatnya ramah-ramah sepertinya itu juga dulu sih.... semuanya berubah semenjak akses semakin mudah untuk dilalui... cerita hanya tinggal cerita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar